Distribusi Linux

| November 11th, 2009

Distribusi adalah kumpulan dari kernel Linux beserta system dasar Linux, program instalasi, dan tool – tool lain yang bermanfaaat sesuai dengan tujuan pembuatan distro tersebut. Kernel merupakan pondasi dari sebuah system operasi, dan linus adalah orang yang telah membuat pondasi itu sehingga ia biasa dikatakan sebagai sebagai pembuat Linux. Lalu bagaimana dengan Debian, Fedora, blankon, ubuntu, slackware dan lainnya? Itu semua adala distribusi dari Linux dan semua distribusi Linux menggunakan kernel yang dibuat oleh Linus.

Ini beberapa distro yang sudah terkenal dimata dunia, termasuk Indonesia yaitu:

  • RedHat, distribusi yang paling populer, minimal di Indonesia. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.

  • Debian, distribusi yang mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi programnya.

  • Slackware, merupakan distribusi yang pernah merajai di dunia Linux. Hampir semua dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. Dua hal penting dari Slackware adalah bahwa semua isinya (kernel, library atau pun aplikasinya) adalah yang sudah teruji. Sehingga mungkin agak tua tapi yang pasti stabil. Yang kedua karena dia menganjurkan untuk menginstall dari source sehingga setiap program yang kita install teroptimasi dengan sistem kita. Ini alasannya dia tidak mau untuk menggunakan binary RPM dan sampai Slackware 4.0, ia tetapi menggunakan libc5 bukan glibc2 seperti yang lain.

  • SuSE, distribusi yang sangat terkenal dengan YaST (Yet another Setup Tools) untuk mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat menggunakan bahasa Indonesia.

  • Mandrake, merupakan varian distro RedHat yang dioptimasi untuk pentium. Kalau komputer kita menggunakan pentium ke atas, umumnya Linux bisa jalan lebih cepat dengan Mandrake.

  • WinLinux, distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi untuk menjalankannya bisa di-klik dari Windows. WinLinux dibuat seakan-akan merupakan suatu program aplikasi under Windows.

Daftar Pustaka Posting Linux

| November 11th, 2009

STRUKTUR DIREKTORI LINUX

| November 11th, 2009

SISTEM OPERASI LINUX <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } A:link { color: #404096; font-weight: bold; text-decoration: none } –>

Salah satu hal berbeda di Linux (dan varian *nix lainnya) adalah struktur drektori. Konsep penamaan drive seperti di DOS maupun Windows sangat berbeda tak seperti di Linux. Untuk direktori di Linux dapat kami jelaskan sebagai berikut:

/

Forward slash atau biasa di sebut slash (garis miring), adalah merupakan root directory. Directory ini merupakan struktur tertinggi dari sistem anda. Semua yang ada dibawahnya berakar ke directory ini. Sebagai contoh ketika anda melihat penulisan “/bin”, maka ini berarti “mulai dari / kemudian masuk ke directory bin”.

/root

Directory ini adalah directory untuk user yang memiliki hak akses paling tinggi di sistem Linux, yaitu root. Seperti Windows user tertinggi adalah administrator. User root bisa melakukan apapun di sistem, termasuk menghapus file atau directory milik user manapun, sangat penting untuk mengetahui fungsi dari root untuk di Sistem operasi Linux.

/bin

Adalah utility standard Linux (program standard) seperti “ls”, “vi”, “more” dan sebagainya. Biasanya directory ini sudah dimasukan kedalam PATH system sehingga bisa dieksekusi dari directory manapun.

/etc

Directory ini berisi file konfigurasi sistem. contoh, jika anda menginstall mysql dan anda ingin melakukan perubahan konfigurasi pada file httpd.conf, file ini akan anda temukan di directory ini.

/dev

Ini merupakan device directory. Di sistem Linux semuanya dianggap sebagai file. Sebagai contoh, jika anda memiliki sebuah webcam dan sistem Linux anda telah mengenalinya, maka biasanya webcam anda akan ‘ditempel’ di /dev/video0 (jika hanya ada satu video device). Linux mengijinkan anda berkomunikasi secara langsung dengan peripheral anda melalui file device.

/home

Adalah tempat data anda disimpan oleh sistem. Disini pula sistem akan menyimpan konfigurasi spesifik untuk setiap user (seperti setting desktop, wallpaper, dsb.). Jika anda membuat user “agus”, maka data dan konfigurasi sistem anda akan disimpan pada directory “/home/agus”. Setiap user akan memiliki satu directory sendiri di dalam “/home” kecuali user “root” dan user system (user yang digunakan oleh sistem untuk menjalankan proses tertentu).

/tmp

Didalam directory ini terdapat file atau directory lain yang bersifat sementara, misalnya ketika anda menjalankan sebuah program, program akan membuat file-file yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut yang kemudian dihapus setelah program ditutup. Kebanyakan sistem Linux akan secara otomatis mengosongkan isi directory ini secara berkala. Sehingga, hindari untuk menyimpan file penting di directory ini.

/usr

Disini akan anda temukan utility (program-program) tambahan pada sistem Linux anda. Di dalam “/usr” juga akan anda temukan struktur yang mirip dengan di “/” (root) seperti “/usr/bin”, “/usr/share”, dsb. “/usr” biasanya digunakan untuk meletakan program atau resource lain seperti library, icon, dsb. yang dibagi dengan user lain.

/lib

Directory ini adalah tempat dimana biasanya sistem meletakkan file library, codec, dsb. yang diperlukan oleh suatu program atau compiler. Mirip dengan penempatan file Dynamic Link Library (DLL) pada directory “System32″ di Windows.

/opt

Directory ini merupakan opsional. Biasanya sangat berguna jika kita ingin meletakan program yang tidak memerlukan dependency dengan sistem kita. Misalnya jika anda mendownload eclipse, anda dapat meletakkan seluruh filenya pada directory ini karena eclipse tidak membutuhkan library lain untuk menjalankan programnya.

/media

Sebagian distro Linux menggunakan directory ini untuk mounting removable drive. Directory lainnya yang biasa digunakan untuk mounting drive adalah “/mnt”.

TUX

| November 11th, 2009

tux

Tux adalah penguin yang menjadi maskot Sistem operasi Linux. Tux juga termasuk karya seniman Larry Ewing yang ia buat pada tahun 1996. Dimana pada sa22222222222222222at itu para pengembang Linux merasa bahwa perlunya membuat sebuah logo untuk Sistem operasi ini, dan nama Tux terpilih atas usulan James Hughes. Dimana kabar angin mengatakan bahwa, sejarah pinguin menjadi maskot Linux ini adalah berdasarkan pengalaman linus tovalds yang saat berkunjung ke suatu kebun binatang. Ia tanpa sengaja digigit oleh penguin dan sempat menderita demam sampai berhari-hari.

Nah dari situlah Linus berharap bahwa pemakai Linux nantinya yang menggunakan Sistem operasi ini akan demam dengan Sistem operasi ini sama seperti yang Ia alami sewaktu di kebun binatang tersebut (saran: berdasarkan cerita diatas maka bagi pembaca harap berhati-hati dalam menggunakan Sistem operasi ini karena telah banyak terbukti para Linuxer mengalami hal tersebut).

2.3 LISENSI LINUX

Kernel Linux terdistribusi dibawah Lisensi Publik Umum GNU (GPL), dimana peraturannya disusun oleh Free Software Foundation. Linux bukanlah perangkat lunak domain publik (public domain): Public Domain berarti bahwa pengarang telah memberikan copyright terhadap perangkat lunak mereka, tetapi copyright terhadap kode Linux masih dipegang oleh pengarang-pengarang kode tersebut.

Linux adalah perangkat lunak bebas, namun: bebas dalam arti bahwa siapa saja dapat mengkopi, modifikasi, memakainya dengan cara apa pun, dan memberikan kopi mereka kepada siapa pun tanpa larangan atau halangan. Implikasi utama peraturan lisensi Linux adalah bahwa siapa saja yang menggunakan Linux, atau membuat modifikasi dari Linux, tidak boleh membuatnya menjadi hak milik sendiri. Jika sebuah perangkat lunak dirilis berdasarkan lisensi GPL, produk tersebut tidak boleh didistribusi hanya sebagai produk biner (binary-only). Perangkat lunak yang dirilis atau akan dirilis tersebut harus disediakan sumber kodenya bersamaan dengan distribusi binernya.

| November 11th, 2009

SISTEM OPERASI LINUX

Kadang memang kita sering bertanya “mengapa harus Linux?” untuk itu kami mencoba menerangkan dari sejarahnya, lisensi, distibusi, dan lain sebagainya yang semoga membuat pembaca mengerti mengapa kami mememilih Sistem Operasi Linux.

f1SISTEM OPERASI LINUX <!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } A:link { color: #404096; font-weight: bold; text-decoration: none } –>

SEJARAH

Pada tahun 1991 Linus Benedict Tovalds dari Finlandia di Helsinki mulai mengembangkan sistem operasi yang mulanya hanya sekedar emulasi terminal yang saat itu ia butuhkan untuk mengakses server UNIX disebuah Universitas tempat ia kuliah. Tovalds menulis program pendekatan yang berorientasi pada hardware dan independen terhadap sistem operasi yang ada karena ia ingin menggunakan PC yang telah tertanam prosesor intel tipe 80386 secara optimal (keluarga x86 sampai saat ini telah menjadi standar). Sebagai rujukan Torvalds menggunakan Sistem Minix dan compilerGNU-C-Compiler(GCC).
Seperti ditulis dalam bukunya (bersama David Diamond, 2001), Torvalds kemudian menyadari bahwa apa yang dibuatnya itu ternyata merupakan basis sebuah sistem operasi. Pada hari bersejarah 25 Augustus 1991 ia kemudian memnulis email ke milis pengguna Minix: comp.os.minix yang isinya kami kutip sebagai sebuah proklamasi lahirnya
Linux:

Hello everybody out there using minix -

I’m doing a (free) operating system (just a hobby, won’t be big and professional like gnu) for 386(486) AT clones. This has been brewing since april, and is starting to get ready. I’d like any feedback on things people like/dislike in minix, as my OS resembles it somewhat (same physical layout of the file-system (due to practical reasons) among other things).

I’ve currently ported bash(1.08) and gcc(1.40), and things seem to work. This implies that I’ll get something practical within a few months, and I’d like to know what features most people would want. Any suggestions are welcome, but I won’t promise I’ll implement them :-)
Linus (torvalds@kruuna.helsinki.fi)
PS. Yes – it’s free of any minix code, and it has a multi-threaded fs. It is NOT portable (uses 386 task switching etc), and it probably never will support anything other than AT-harddisks, as that’s all I have :-( .

Pesan dari Linus ini mendapat respon dan tanggapan yang sangat luas biasa hingga membuat para programmer dunia berbondong – bondong ikut dalam pengembangan Sistem operasi tersebut yang semakin hari semakin mempunyai ranting tersendiri dikalangan Sistem operasi yang ada didunia. Dukungan dari vendor – vendor besar semakin hari pun semakin banyak hingga membuat semakin mantapnya kedudukan Linux, dan banyak yang migrasi besar – besaran yang dilakukan oleh beberapa Negara maju dunia untuk menggunakan system operasi ini.

Tujuhbelas tahun lampau tanggal 17 September 1991 kode sumber Linux versi 0.01 untuk pertama kalinya tersedia di server FTP di Helsinki untuk dicoba dan dikembangkan lebih lanjut oleh komunitas pengembang yang ingin mengembangkannya secara sukarela. Versi Kernel Linux yang berlaku pada hari ini (2008) telah mencapai versi 2.6.17.13 dan versi 2.4.33.3.

LINUX ?

| November 11th, 2009

Linux merupakan Sistem operasi yang mempunyai pengembang tingkat atas di dunia. Namun, di Indonesia masih sedikit yang menggunakannya, hanya beberapa orang saja yang mengembangkan sistem operasi ini. Mungkin mereka melihat perkembangan dan sejarah Linux yang tidak masuk akal dalam membentuk sebuah sistem operasi.

Linux dibangun seperti sebuah proyek yang berkesan hanya untuk mengumbar hobi semata bagi para programmer – programmer dunia yang saling bahu-membahu membangun proyek ini. Dimana para pengembang hampir semuanya tidak dibayar, hingga kadang dipertanyakan masalah siapa yang bertanggung jawab kala terdapat permasalahan pada sistem operasi ini. Memang pada dasarnya tidak ada jaminan yang bisa memastikan itu.

Namun keranguan itu telah dibuktikan dari belasan tahun lahirnya Linux. Dimana untuk sekarang kita sudah dapat menemukan Linux telah semakin popular dikalangan alat–alat teknologi, kalangan administrator server, kalangan pendidikan, perkantoran dan lain sebagainya. dimana sebagian besar mereka selalu mendukung proyek Linux untuk terus berjalan dan terus mengusahakan untuk kesempurnaan Linux di bidang sistem operasi lainnya hingga dapat bersaing di mata dunia.

Dari segi pengguna, Linux telah dapat dikatakan sebuah sistem operasi yang mempunyai mobilitas yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai sebuah sistem operasi yang berpotensi untuk masa depan.

Untuk mendapatkan Linux seseorang biasa mendapatkan Linux tanpa bayar (gratis) lisensinya kepada siapapun di internet, sehingga membuat sistem operasi ini semakin cepat berkembang karena Sisitem Operasi ini berdiri dan tegak oleh komunitas Linux yang tersebar didunia. Sehingga kadang jawaban dari komunitas akan lebih cepat membahas masalah yang terjadi dibandingkan menunggu suatu perusahaan untuk menjawab permasalahan tersebut.

Bagian 2

| November 7th, 2009

Bagaimana Mikrotik?

Mikrotik dapat diinstall di komputer PC biasa dengan spesifikasi hardware yang ngak terlalu besar, (Saya implementasi menggunakan PC P11, hardisk 5G, RAM 128, VGA 64) ataupun dengan menggunakan Hardisk yang telah didalamnya ada Mikrotik OS.

Adapun untuk menginstall Mikrotik OS dapat menggunakan beberapa cara, bisa dengan CD (Compact Disk), NetInstall atau melalui jaringan komputer (LAN) yang harus dengan Disket atau Floppy Disk dan Ethernet Card yang mendukung. Mikrotik Disk Maker penginstalan dengan beberapa buah disket.

Setelah menginstall di dalam komputer kita dapat meremote komputer mikrotik dengan komputer lain untuk mengkonfigurasi OS ini seperti yang kita inginkan. dengan sarat kita harus mengisi IP (Internet Protocol) pada komputer yang terinstall Mikrotik. Sedangkan untuk meremotenya dapat menggunakan  Winbox, WebBox, telnet.

A. Instalasi menggunakan CD (Compact Disk)

  1. Persiapkan komputernya, ingat saat kita menginstall Mikrotik semua data yang ada di hardisk akan diformat semua, jadi please backup your data. truss buat Teh panas dengan gelas besar+rokok satu bungkus katakan Ajipppp….
  2. Siapkan CD instalasi, burning ISOnya jadikan bootable.
  3. Setting Bios agar booting awal pada CD.
  4. Hidupkan komputer N masukkan CD.
  5. Perhatikan gambar ini:
  6. taGambar diatas merupakan login pertama untuk nginstal Mikrotik
  7. welcome
  8. setelah masuk pada WELCOME, ……kamu dapat memilih paket/aplikasi yang ingin kamu instal, untuk pindah kursor dapat menggunakan p dan n, untuk memilih paket tekan space, pilih semua paket dengan , dan paket minimal dengan m, dan keluar tekan q . Anjuran saya pilih semua paket aja. Karena Mikrotik dan semua paketnya sangat sedikit dalam mengghabiskan space hardisk.
  9. Terus nanti ada pertanyaan “Do you want to keep old confuguration? (y/n),  maksudnya apakah kita akan tetap menggunakan konfigurasi yang lama? pesan ini akan muncul saat anda pernah mengintall Mikrotik pada komputer anda tersebut. jawan y untuk ya dan n untuk tidak. terus ingat ada “warning,  all data on the disk will be erase ! continue 9y/n) maksudnya semua data pada hardisk akan dihapus/diformat. pilih y jika ya.
  10. Setelah itu tekan enter untuk reboot atau restart. ubah settingan booting Bios pada hardisk agar tidak kembali booting pada CD lagi atau keluarkan CD anda dari komputer dan…..SELAMAT ANDA TELAH BERHASIL MENGINSTALL MIKROTIK ROUTER OS…”

Bagian 1

| November 7th, 2009

MIKROTIK OS

Apa itu mikrotik ?

mioMikrotik OS adalah sebuah Sistem Operasi yang lebih dispesialisasikan untuk router pada tiap aplikasi – aplikasi didalamnya. Diantaranya Network router, Bandwidth Management, Firewall, Wireless (WiFi) ,Sistem HotSpot, Virtual Private Network (VPN) , Monitoring Tools.

Mikrotik di oleh MikroTikls yaitu sebuah perusahaan yang berada di kota Riga – Latvia, dan perusahaan ini merupakan perusahaan berbasis ISP/WISP yang memberikan layanan akses internet di beberapa belahan dunia.

Pada tahun 1997 mikroTikls perusahaan ini membuat software sendiri yang digunakan khusus untuk penanganan masalah router yang dikenal dengan nama MikroTik ( Mikrotik RouterOS™), yang bertujuan untuk memberikan solusi routing melalui PC/x86.

Software MikroTik sejak tahun 2004 telah diliris beberapa versi, mulai dari MikroTik RouterOS™ versi 2.x hingga sampai sekarang ini tersedia versi 5.x, otomatis dengan penambahan fitur-fitur baru sesuai perkembangan.

Selain software MikroTik, mereka juga mengembangkan perangkat keras (hardware) sendiri.

Sampai sekarang ini mikrotik Sistem operasi MikroTik merupakan sofware lisensi (License Sofware) yang terdiri atas 6 tingkatan level, dengan fitur-fitur yang berbeda di tiap level, dan otomasis semakin tinggi levelnya semakin banyak pula fitur-fitur yang didapatkan.

daftar pustaka

http://mikrotik-id.blogspot.com

ttp://mikrotik.co.id

http://www.mikrotik.com